Terapi Wicara

Sep 28th, 2016 | By ndoys | Category: Ibu dan Anak, Newest Post

Setelah sebelumnya aku berbagi kisah mengenai anak dua tahun yang berbicara kurang jelas, di sini aku akan menceritakan pengalaman dalam menemani anakku mengikuti terapi wicara untuk menstimulasi perkembangan bicaranya.

Pertama yang paling basic adalah pengucapan huruf P, B, M. Pengucapan huruf-huruf PBM membutuhkan otot bibir.

Mulai dengan latihan salah satu huruf dulu, misalnya M. Dan cobalah dengan langkah-langkah berikut:

1. Ajari anak untuk mengucapkan kata yang BERAKHIRAN M dulu. minuM, beluM, mereM, diaM, ciuM, jaM, enaM, hitaM.

Berikan contoh dengan menunjukkan bahwa mulut ditutup diakhir. “Tutup mulutnya de..!”

Kalau belum bisa, bantu tutup mulutnya dengan tangan kita.

2. Setelah mahir, ajari kata-kata yang BERAWALAN M. Mobil, Mau, Merah, Macan, Mandi, Minum, Mulut, Mata, Makan.

3. Lalu kata dengan HURUF TENGAH M. naMa, seMut, saMa, ruMah,

Cara efektif melatihnya gabungkan akhiran M dan awalan M, misalnya JaM Merah,

Selain itu, anak diminta memasang bentuk-bentuk atau warna-warna SAMBIL BERINTERAKSI, ajak anak menyebutkan hal yang sedang ia lakukan.

Misalnya: Sambil ajukan pertanyaan sederhana seperti: “Ini apa? Itu apa? Sepeda mana? Mobil mana? Yang lagi mandi mana? Yang lagi main?”

SAMBIL DIKOREKSI TANPA MENYALAHKAN.

Kalau pengucapan anak salah, JANGAN DISALAHKAN, seperti “bukan mocih tapi Moobil!” Tapi sebaiknya DIPERTEGAS dengan “ooo mobil..!”

Setelah ia mahir dalam mengucapkan huruf M, terapi wicara dilanjutkan dengan penekanan huruf P dan B.

Jika PBM sudah dikuasai, lanjutkan dengan latihan TDN, yang pengucapan huruf-hurufnya membutuhkan otot lidah

Beberapa latihan berikut juga bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bicaranya:

Latihan mengunyah (langsung simpan makanan di GIGI GERAHAM jangan ditengah mulut)
Latihan meniup (bubble, pluit)
Latihan menjulurkan lidah ke segala arah (oleskan makanan kesukaan dia di atas mulut)
Latihan menggembungkan pipi. Ajak dia meniru di depan kaca sambil bermain
Latihan mendesis (menirukan suara ular)
Latihan mendecak (menirukan suara cicak atau jam)
Latihan mingkem (jepit sendok menggunakan mulut agar otot bibir kuat).
Terapi Pijat Wajah

Dan yang paling penting dalam terapi wicara adalah MAKE IT FUN! Jangan sampai malah membebani anak sehingga anak jadi tidak suka dan menarik diri. Good luck!

Artikel Terkait:

  1. Keram Kaki Saat Hamil
  2. Children Learn What They Live
  3. Pengalaman dan Tips Menyapih
  4. Makan Diemut Karena Alergi
  5. Ide Permainan untuk Anak Umur 6 Bulan Lebih


Leave Comment