Kutu Rambut Anak

Dec 12th, 2012 | By ndoys | Category: Ibu dan Anak, Newest Post
Anak kutuan??? Gak nyangka ternyata bisa terjadi sama anakku! Entah ketularan dari mana. Awalnya dia garuk-garuk kepala terus. Eh, lama-lama kepala aku ikutan gatal-gatal, gatalnya sampai ke kuping dan leher, bahkan kuping aku sampai merah dan bengkak karena gatal. Ternyata itu adalah gejala yang sangat normal jika rambut berkutu. Sebenarnya kutu rambut tidak akan menimbulkan masalah kesehatan serius, namun bisa sangat mengganggu dan menjengkelkan karena menimbulkan gatal terus-menerus di kepala. Tapi hati-hati garukan ini bisa menyebabkan infeksi pada kepala.

Kutu betina mampu bertelur 6 buah sehari, dan sepanjang hidupnya bisa bertelur sekitar 140 buah. Telur-telur ini akan menempel kuat pada rambut dan menetas setelah kurang lebih 8 hari. Bayangkan jika dibiarkan, telur yang menetas ini akan berkembangbiak juga berlipat-ganda, aka nada ratusan bahkan ribuan kutu di kepala. Maka penting segera melakukan penanganan agar kutu rambut terbasmi habis.

Keramas saja tidak menghilangkan kutu, karena telur kutu menempel kuat pada pangkal rambut. Untuk anak laki-laki, cara menghilangkan kutu cukup simpel, yaitu tinggal gunduli saja rambutnya. Tapi untuk anak perempuan, tidak mungkin kan rambutnya digunduli. Jadi penanganannya adalah dengan menyisiri rambutnya menggunakan sisir khusus kutu (kami menyebutnya sisir kerep) sesering mungkin. Sisir ini bisa didapat di pasar-pasar atau warung-warung. Waktu itu aku beli di warung Gempol di Bandung. Sisir kutu juga pernah aku lihat di restoran Sagoo.

Dan benar saja, sekali sisir, langsung menempel 8 ekor kutu!

Minimal sisiri rambut 3 kali sehari. Jangan lupa siapkan kertas putih agar kutu terlihat jelas ketika dilepaskan dari sisir dan mudah untuk ditindas. Setelah seminggu kutu memang berkurang, tapi tidak menghilang. Aku juga pernah mencoba melumuri rambut anak pakai cuka dicampur shampo, konon katanya meskipun cuka tidak akan membunuh kutu, tapi berfungsi melepaskan telur kutu dari cengkeramannya di rambut. Namun ternyata ini tidak cukup ampuh.

Akhirnya aku beli Peditox di apotek. Rambut anak dibasahi terlebih dahulu kemudian dilumuri dengan Peditox, diamkan semalam, kemudian dikeramas keesokan harinya. Peditox ini cukup ampuh, bisa dibilang semua kutu langsung mati. Tapi sepertinya telor kutu masih ada, jadi aku tetap harus sering-sering menyisiri rambutnya dan menarik telur dari pangkal rambut secara manual (menggunakan tangan).

Setelah sebulan alhamdulillah kutu hilang dan dia jarang garuk-garuk kepala lagi. :)

Artikel Terkait:

  1. Mejanya Nakal!
  2. Mengenal Tipe Bayi
  3. Jadwal Makan Bayi Umur 6 Bulan
  4. Waktu Tidur Bayi
  5. Jerawat Bayi


Leave Comment