Makna Haji (1)

Jun 29th, 2011 | By ndoys | Category: HAJI, Inspirasi, Newest Post

Alkisah. Suatu hari sepulangnya dari melaksanakan ibadah haji, Syibli datang menemui gurunya Imam Ali Zainal Abidin. Si guru adalah imam suci yang lebih dikenal dengan sebutan as-Sajjad, si banyak sujud. Syibli ingin menceritakan pengalamannya selama menunaikan ibadah haji tersebut sekaligus ingin menghirup siraman makrifat dari cucu Rasulullah dari puteranya Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib as.

+ “Anda baru pulang dari melaksanakan ibadah haji wahai Syibli?” sapa Imam Ali Zainal Abidin.
-“Benar wahai putera Rasulullah,” jawab Syibli.
+ “Apakah Anda telah berhenti di Miqat lalu menanggalkan semua pakaian yang berjahit yang terlarang bagi orang yang sedang mengerjakan haji dan kemudian mandi…?
- “Ya, benar.”
+ “Adakah Anda ketika berhenti di Miqat juga meneguhkan niat Anda untuk berhenti dan menanggalkan semua pakaian maksiat dan sebagai gantinya mengenakan pakaian taat?”
- “Tidak ya Imam.”
+ “Dan pada saat menanggalkan semua pakaian yang terlarang itu, adakah Anda menanggalkan dari diri Anda sifat riya’, nifaq serta segala yang diliputi syubhat…?”
- “Tidak.”
+ “Kalau begitu Anda tidak berhenti di Miqat, tidak menanggalkan pakaian yang berjahit dan tidak pula mandi dan membersihkan diri.”

Kemudian Ali Zainal Abidin melanjutkan:
+ “Dan ketika Anda mandi dan berihram serta mengucapkan niat untuk memasuki ibadah haji, adakah Anda menetapkan niat untuk membersihkan diri dengan cahaya taubat yang tulus kepada Allah SWT?”
- “Tidak.”
+ “Dan pada saat niat berihram, adakah Anda berniat mengharamkan atas diri Anda segala yang diharamkan oleh Allah Azza wa Jalla…?”
- “Tidak.”
+ “Dan ketika mulai mengikat diri dalam ibadah haji, adakah Anda pada waktu yang sama telah melepaskan juga segala ikatan selain bagi Allah?”
- “Tidak.”
+ “Kalau begitu Anda tidak membersihkan diri, tidak berihram dan tidak pula mengikat diri dalam ibadah haji.”

(Photo courtesy of wikipedia.org)

Makna Haji (1)

Makna Haji (2)

Makna Haji (3)

Makna Haji (4)

Artikel Terkait:

  1. Sabar Menghadapi Macetnya Jakarta
  2. Tidur Ketika Puasa Adalah Ibadah
  3. Qana’ah
  4. Siapakah Aku?
  5. Padalarang yang (Sebenarnya) Menakjubkan


2 comments
Leave a comment »

  1. Alhamdulillah, terimakasih kepada yang sudah menulis artkel 2 di detik hidup tentang pelajaran dari ahlul bait. semogo Alloh membalasnya. Ilmu yang di amalkan semoga menjadi pahala. amin

  2. Alhamdulillah kami sudah bisa berbagi disini.. semoga bermanfaat :)

Leave Comment