Payudara Bengkak dan Tersumbat

Oct 18th, 2010 | By ndoys | Category: Ibu dan Anak, Newest Post

Karena sakit, anakku yang berumur 8 bulan tidak mau makan. Aku takut dia kekurangan cairan dan mengalami dehidrasi, maka aku minum lagi Moloco B12, vitamin untuk menambah produksi ASI.

Beberapa hari kemudian, saya merasa kedua payudara saya bengkak dan sakit sekali. Payudara yang kanan bengkak dan mengeras seperti batu di bagian atas, sedangkan payudara yang kiri awalnya bengkak dan keras dibagian bawah. Ketika diraba, urat-uratnya terasa menonjol. Saya langsung coba massage atau pijat payudara sendiri, namun tidak ada ASI yang keluar ketika area yang keras tersebut dipijat (meskipun di sekitar puting jika dipijat keluar juga ASI walau sedikit). Biasanya jika saya melakukan pijat payudara, ASI akan muncrat keluar dengan derasnya.

Saya curiga kelenjar payudara saya yang mengeras tersebut akibat tersumbat atau mampet, dan kecurigaan saya bertambah ketika saya ganti pampers bayiku pada pagi hari, pampersnya terasa ringan; biasanya berat dengan air kencing semalaman. Padahal malam itu bayi saya minum ASI seperti biasa, namun meskipun terasa disedot, payudara saya tetap saja bengkak.

Keesokan harinya saya ke dokter ahli kandungan. Menurut dokter tersebut memang kelenjar payudara saya macet, saran yang diberikan adalah kompres dengan air hangat sambil dipijat. Selain itu puting juga harus rutin dibersihkan. Jika dalam satu minggu belum ada kemajuan, baru saya disarankan konsul kembali.

Caranya isi botol kaca dengan air hangat agak panas, kemudian tempelkan pada payudara yang bengkak sambil ditekan-tekan botolnya seperti gerakan memijat pada payudara. Bahkan saya sempat sampai ketiduran ketika mengompres payudara saya. Selain itu, untuk membersihkan puting agar tidak tersumbat caranya putting dikompres dulu dengan air hangat selama 1/2 menit, lalu ditarik melebar keluar, lalu bersihkan puting dengan cara menggosok memakai kapas bulat atau cotton buds yang telah dibasahi dan diberi baby oil.

Teknik tersebut berhasil pada payudara saya yang kanan. Setelah bayi saya minum dari payudara yang kanan,  alhamdulillah bengkaknya hilang. Namun entah mengapa payudara kiri saya tidak serta merta pulih. Bagian bawah sudah tidak bengkak, malah bagian atas yang bengkak, keras, dan uratnya menonjol. Payudara saya bukan saja terasa sakit karena bengkaknya tapi juga karena terlalu sering dikompres dan dipijat jadi terasa seperti memar.

Akhirnya saya memutuskan untuk mendatangi tukang pijat yang memang ahli di dekat kantor untuk diurut. Pertama yang dia pijat punggung saya dulu, lalu baru bagian depannya. Itu pun saya sangat kesakitan ketika dipijat. Namun sepertinya perjuangan saya sia-sia, hari itu masih juga belum ada perubahan, payudara kiri saya masih bengkak dan sakitnya luar biasa. Saya sampai frustasi dan menangis, bukan hanya karena sakitnya saja, tetapi kenapa tidak kunjung pulih. Karena saya dengar dari dokter jika terus tersumbat, bisa-bisa harus dioperasi. Akhirnya saya hanya bisa ikhlas saja.

Barulah keesokan harinya perjuangan saya terbayar. Payudaraku yang kiri setelah disedot oleh bayiku akhirnya tidak bengkak lagi. Setelah menderita karena sakitnya, bengkak dan kerasnya, kompresan air hangat dan dipijat terus-menerus selama enam hari, akhirnya payudaraku tidak tersumbat lagi. Bukan hanya saya yang lega, bayiku pun senang.

Artikel Terkait:

  1. Bayi Panas dan Mencret
  2. Dehidrasi pada Bayi
  3. Jadwal Makan Bayi Umur 6 Bulan
  4. Mainan yang Tepat Untuk Bayi Umur 1-12 Bulan
  5. Jerawat Bayi


2 comments
Leave a comment »

  1. Masih suka kumat lagi gak bunda bengkaknya

  2. kadang2 masih suka tersumbat, tapi kalau puting langsung dibersihkan dengan cara kompres dan pakai cotton buds+baby oil, biasanya langsung lancar lagi..

Leave Comment